Di atas tanah pekuburan yang basah, menatap tempat terakhirmu yang masih dipenuhi taburan bunga. Mataku pun turut membasah. Terngiang lagi semua cerita dan kelebatan kisah serupa gulungan film yang diputar kembali di benakku.
Senja membasah, langit pun memerah. Seperti lagu yang terus berdendang, menyapa sudut hatiku, sunyi. Entahlah, sudut hatiku ini masih terus mengingat, setiap detik, setiap menit, saat jejak harapan terpatri. Meski pupus sudah asa bergelayut.